SELF REWARD DIRI SENDIRI



Hii guys, gimana kabar kalian? Ketemu bareng blog aku lagi nih setelah 1 bulan lebih sempet off Hehe
Semoga kalian terutama yang setia baca blog keseharian aku gak bosen dan hilang ya hehe 

Malam ini aku bakalan sharing dari pengalaman aku sebelumnya, dimana aku punya self reward dan menantang diri sendiri gimana caranya bisa beli barang atau sesuatu yang kita inginkan tapi bukan hasil dari bekerja diluar hanya bermodal usaha dari jualan baju. Kenapa jualan baju? Yaaap, buat kalian yang belum kenal di Instagram aku (IG : @desti_dwira) kalian bisa klik link salah satu link dibio ku ada jualan beberapa koleksi bajuku, yang aku beri nama DESTIRA ID atau kunjungi Instagramnya langsung di @destira.id Hehe
Eiits disitu kalian bebas request dan pesan sesuai yg kalian mau, mulai dari Tunic, MIDI Dress, Seragam keluarga, atau sekedar outfit daily juga bisa.

Balik lagi sharing aku diawal (pembahasan Destira ID aku bakal bahas di blog aku selanjutnya yaa), naah jadi ceritanya waktu menetap lama di kampung sedikit punya beberapa rasa penasaran yang pastinya buat mensurvey diri sendiri, dimana banyak orang / riset sebagian orang yang punya kalimat jargon, kurang lebih begini bunyinya "Kalau gak ngredit, gakan pernah punya" 
Mungkin kalian pernah denger/ malah sering ngalamin hal gini?
Jujur dulu aku pun mengalami bahkan punya komentar dan pemikiran yang sama demikian, tapi setelah mencoba buat menantang diri dan berhasil melewati, aku semakin terpanggil dan merasaa "Oh ternyata bisa kok punya barang yg kita mau tanpa harus ngredit" karena real dengan jerih payah kita sendiri kuncinya cuma Niat, sabar dan teliti mengatur financial" 

Lalu apa sih Des self reward yang dibutuhkan pada saat itu?

Ada yang bisa nebak kira-kira apa sebelum liat pict diatas? hehe
self reward yang aku tantang buat diri sendiri waktu itu ialah punya sebuah Handphone baru, kenapa Handphone? Jadi, memang beberapa bulan sebelumnya handphone ku yang satunya memang udah dikit-dikit trouble, eror gajelas gitu. Karena takut sewaktu-waktu mati/ malah gabisa dipake akhirnya aku nyoba reward pengganti Handphone baru, meski bukan handphone bagus seperti kebanyakan orang sih Hihi

Kurang lebih begini alurnya (yaelah Des alur kek apaan (wkwk)...
Cekidot.,..

Pertama-tama sebelum beli biasanya aku planing dulu, mulai dari budget, kriteria/Type yang dibutuhkan, kelemahan/kelebihannya dan beberapa kali search to search iklan/promo-promo handphone wkwk karena waktu itu mikirnya beli buat kebutuhan jualan jadi aku ambil yg standar budget, dimana aku tulis kurang lebih begini prosesnya ;

Budget beli = Rp 2,500,000 (ini aku genepin, karna harga aslinya mungkin dibawah ini, dan ternyata beneran iyaa dibawah harga plan budget)
Terus opsi nabung aku bagi menjadi 3 alur waktu itu (gak apa-apa yaa aku nyebutnya 3 alur, haha), begini detailnya:

✓ Tabungan pertama :
Pake sistem tabungan pecah, maksudnya apa? Tabungan versi ini aku yakin kalian semua paham dan udah gak asing bangeet, soalnya banyak bangeet bersliweran di media sosial tentang alur nabung versi ini. Bahkan ada beberapa onlineshop yang jual Type celengan/tabungan versi ini, kalian bisa cek toko Oren disitu banyak bangeet seliweran hihi
Nabungnya begini versiku, jadi misal kamu buat budget selama sekian bulan, anggaplah taroh 4bulan dengan budget nabung Rp 2,500,000. Dari nominal Rp 1,500,000 ini aku pecah ke beberapa nominal, mulai dari 25rb,50rb,35rb dan tertinggi 350rb dengan total budget nabung diatas. 
Pasti gak asing kan? 
Untuk nabungnya sendiri kamu pake apa Des? 
Jujur kalo aku cuma pake tabungan plastik yg biasa dijual-jual diwarung haha lalu aku tempelin pake kertas yg aku buat sesuai pecahan nominal yg aku mau. Bisa dipahami kan ya? hihi
Oke lanjut......

✓ Tabungan kedua:
Tabungan titip, yaa aku beri namanya tabungan titip. Kenapa tabungan titip? Karena aku nabung ini emang bener-bener nitip, jadi tabungan ini aku titip disalah satu pengelolaan rutin kajian/pengajian Ibu ku (Di kampung orang biasa menyebutnya Ibu-ibu tahlilan/yasinan) dimana setiap satu Minggu sekali ibu ku rutinan ngaji tepatnya di malam jumatnya dan dipengajian ini rutin menabung nominal berapa aja sesuai kemampuan kita. Karena ditabungan titip ini bebas mau nabung/ngisi nominal berapa aja, jadilah saat itu aku buat plan dengan nominal dan kelipatan dari angka 50rb dengan catatan gak harus setiap Minggu nya ngisi/nabung yaa dan kudu wajib dengan nominal kelipatan 50rb tadi.
Misal dari 50rb, 100rb, dst diulang pun boleh.

✓ Tabungan ketiga
Arisan, tabungan versi ini sebenarnya hanya opsi karena yang lebih diutamakan kembali ke versi nabung pertama. Jadi ketika memang dalam jangka yg udah ditentukan ternyata kurang goals atau aku ada kebutuhan yang urgent, kemungkinan besar bisa pake opsi uang tabungan ke-3 ini. Jadi meminimalisir gagal buat mereward diri, tapi bukan karena paksaan ya. Murni memang kita butuh self reward dari upaya/keringat yang kita usahakan bukan buat gaya-gayaan.
Dan versi tabung ini awalnya niat cuma untuk mempererat silaturahmi dengan tetangga sekitar pada saat itu. 

Dengan 3 versi nabung diatas Alhamdulillah terbeli lah handphone yang sebelumnya aku planning diawal, malah bisa nambah beli sama headset nya, dan ORI pula. Alhamdulillah (wkwkw)
Naah kurang lebih itu salah satu cara aku me-self reward untuk diri sendiri pertama kalinya yang aku jalani dari tinggal di kampung tanpa harus nyicil/kredit.

Pointnya ; Dari sini aku semakin belajar bahwa kita sebenarnya mampu, hanya saja kita terbiasa menemukan jargon/mindset yang kadang menjadi jurang kita sendiri. Dan dari sini pula aku semakin ketagihan untuk bisa mereward diri sendiri dengan cara berproses agar kita sendiri tau apa yang kita mau sebenarnya kita mampu melewatinya.

Jadi, teman-teman udah mencoba reward diri sendiri belum nih? Bisa bagikan pengalaman cara/tips kalian yuk dikolom komen dibawah...

Disclaimer:
Postingan/sharing Blog kali ini bukan semata-mata untuk pamer, riya',dsb murni untuk mereminder diri sendiri, me-self reward diri dan berusaha tetap humble dengan apa yang pernah dicapai walau dalam kesederhanaan.

Mohon dimaklumi dari aku yang masih terus belajar mencoba menata kalimat demi kalimat supaya terus menjadi lebih baik.

Semoga blog kali ini bermanfaat, selamat membaca :)
Saran, kritik atau pertanyaan lainnya bisa komen dibawah ya...


See you diblog aku selanjutnya :)










Source : Tulisan Opini Pribadi
Picture : Edit by Canva & Doc.pribadi










Komentar